Perampokan di toko emas Bima Pasar Kanigoro Kediri, pelaku memang ganas

perampokan tokok emas bima kediri. (Merdeka.com)

Kawanan perampok ganas dan bersenjata api menguras harta benda toko emas Bima milik Mujib di kios Pasar Kanigoro Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin 29 Desember 2014 kemarin. Menurut Merdeka.com, perampokan dilakukan enam orang dan membawa kabur perhiasan emas dengan berat hingga 1 kilogram.

Sebelumnya para perampok berhasil memperdayai tiga orang penjaga termasuk anak korban. Polisi sempat mengidentifikasi pelat nomor kendaraan pelaku tetapi dinyatakan palsu.

Menurut Weni, anak pemilik toko emas kejadian berlangsung sangat cepat hanya sekitar 10 menit. Awalnya saat ia bersama dua orang karyawannya tengah menunggu toko emas tiba-tiba didatangi enam orang pria mengenakan helm teropong dan cadar serta kaos tangan.

Loading...

“Tiba-tiba tiga orang pelaku masuk ke toko emas sambil melepaskan dua tembakan ke udara,” kata Weni.

Aksi para perampok ini membuat Weni dan para karyawan yang ketakutan hanya bisa pasrah saat pelaku memecah etalase toko dari kaca.

“Para pelaku kemudian membawa kabur seluruh perhiasan yang terpajang di dalam etalase.Pelaku meninggalkan lokasi dengan menaiki tiga unit sepeda motor ke arah utara,” tambah Weni.

Pihak kepolisian yang menerima laporan dari korban langsung datang ke lokasi.Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengkalkulasi kerugian materi akibat aksi perampokan tersebut.

“Menurut pendataan sementara petugas jumlah perhiasan yang hingga sekitar 1 kilogram terdiri dari kalung gelang dan cincin,” kata Kapolres Kediri, AKBP Erthel Stephan.

Menurut Erthel pihak kepolisian sempat mengidentifikasi pelat nomor kendaraan salah satu pelaku tetapi setelah dilakukan pengecekan ternyata pelat tersebut palsu.

“Pelaku sengaja beraksi dengan memasang pelat nomor kendaraan angkutan umum jenis bus. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku perampokan tersebut,” tandasnya.

Loading...
loading...