Pertama dalam sejarah di Amerika, kota ini terapkan syariat Islam

Dewan kota Dearborn, Negara Bagian Michigan, Amerika Serikat, dua tahun lalu akhirnya memilih menerapkan syariat Islam sepenuhnya di kota itu setelah melalui proses pemungutan suara. Aturan penerapan syariat Islam itu berlaku mulai 1 Januari 2014.

Penerapan hukum syariat itu berlaku di berbagai bidang kehidupan seperti kriminal, politik, ekonomi, termasuk tata cara berpuasa, salat, makan, minum, dan hubungan seks.

Situs nationalreport.net melaporkan, dengan penerapan syariat Islam itu maka setiap ada warga yang berbuat selingkuh atau zina maka hukumnya akan dirajam dengan batu dan setiap pencuri akan dipotong tangan. Demikian pula bagi warga yang mabuk atau melakukan aborsi maka akan dihukum sesuai syariat Islam.
Sebagian kalangan di kota itu menilai aturan baru itu terlalu keras dan mengancam kebebasan serta tidka sesuai dengan konstitusi Amerika Serikat.

Loading...

“Allah Yang Maha Kuasa sudah memberi aturan hidup bagi kita supaya kita menggunakannya untuk keadilan. Kami berharap kota lain akan mengikuti kami,” kata warga Dearborn bernama Jeremy Ahmed.

Kota Dearborn selama ini dikenal sebagai kawasan para penganut Islam. Dengan jumlah penduduk sekitar 98 ribu orang, ada 30 persen warga beragama Islam dan menjadikan mereka sebagai kawasan paling banyak warga muslim di Amerika Serikat.

Untuk diketahui,  hasil penelitian dari lembaga riset Pew Forum on Religion & Public Life, seperti yang dilansir stasiun berita CNN, Kamis, 27 Januari 2011 lalu menyebutkan, bahwa 20 tahun yang lalu jumlah pemeluk agama Islam di dunia mencapai 1,1 miliar jiwa. Dalam 20 tahun kedepan, angka itu akan meningkat hingga dua kali lipatnya, menjadi seperempat dari jumlah manusia di dunia. Hal itu jika melihat laporan yang berjudul “Masa Depan Populasi Muslim Global”.

Di Israel, menurut Pew, pemeluk Islam pada 2030 akan mencapai 23,2 persen dari populasi keseluruhan. Angka ini meningkat dari 17,7 persen pada tahun 2010 dan 14,1 persen pada tahun 1990. Angka ini berdasarkan tren pada 20 tahun terakhir, pemeluk Islam di Israel bertambah dua kali lipat, dari 0,6 juta di tahun 1990 menjadi 1,3 juta di tahun 2010.

Menurut data CIA World Factbook 2011, jumlah rakyat Israel per Juli 2010 sebesar 7,3 juta. Pada tahun 2030, jumlah Muslim di Israel, termasuk Yerusalem tapi tidak termasuk Jalur Gaza dan Tepi Barat, diperkirakan akan  mencapai angka hingga 2,1 juta orang. Pew mengatakan bahwa Palestina memang sejak dulu merupakan daerah dengan tingkat pertumbuhan Muslim terbesar di dunia.

Angka pemeluk Islam di Amerika Serikat juga akan meningkat hingga dua kali lipatnya. Pada tahun 2030, pemeluk Islam akan mencapai jumlah hingga 6,2 juta orang. Sebelumnya, pada tahun 2010, terhitung muslim di AS mencapai 2,6 juta.

Pew mencatat peningkatan signifikan jumlah muslim terutama disebabkan oleh tingginya angka kelahiran dan angka kehidupan di negara-negara mayoritas muslim. Angka umat yang pindah agama dikatakan hanyalah faktor kecil dari berbagai faktor yang ada.

Laporan Pew ini dibuat berdasarkan penelitian yang dilakukan selama setahun penuh. Penelitian ini adalah misi ambisius dari Pew untuk mengkalkulasikan jumlah pemeluk agama besar dunia. Pertama Islam, lalu Pew akan membuat penelitian tentang perkembangan agama Kristen pada 20 tahun kedepan.

YANG PUASA WAJIB BACA :

Daftar negara dengan waktu puasa terpendek sedunia
Pertama dalam sejarah di Amerika, kota ini terapkan syariat Islam
Cara cegah kantuk saat berkendara di bulan puasa
4 Makanan yang harus dihindari saat sahur
14 Menu sahur yang bikin awet kenyang
20 Resep menu buka puasa Ramadhan paling top markotop

Loading...
loading...