Plakkk!! Waduhhh!! Yunita pingsan ditampar pacar

cewek ditampar kdrt

Salah satu syarat cowok jadi calon suami idaman itu adalah tidak mau main tangan dengan pasangan, semarah apapun. Baru pacaran saja sudah main tampar apalagi kalau jadi suami, bisa bisa sering terjadi KDRT (kekerasan dalam rumah tangga).


Aksi tampar ini dialami Yunita Sari BT Yulianto (19) warga Jalan Timor RT 02/01 No 183 Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I, Palembang yang sempat tak sadarkan diri karena ditampar oleh sang pacar Riki Romadhon (21), warga Jalan Psi Lautan Lorong Kedukan Bukit No 05 RT 09/03 Kelurahan 35 Ilir Kecamatan IB II, Palembang.

Karena tak terima akibat kejadian tersebut, korban mendatangi Polresta Palembang, guna melaporkan kejadian yang dialaminya.

Kepada petugas korban menuturkan, kejadian yang menimpanya bermula saat Yunita diajak bertemu oleh sang pacar, di Stadion Gelora Sriwijaya kawasan Jakaring Sport City pada Minggu (12/10), lalu, sekitar pukul 17.30.

Loading...

Sesampai di Jakabaring, korban yang pernah mengucapkan ingin memutuskan tali cinta pada terlapor, langsung terdiam saat terlapor marah-marah tak senang diputus.

“Saya saat itu diajak bertemu di Jakabaring. Awal saya tidak tahu mengapa, dia (Riki-red) memaksa saya bertemu. Saat dia bilang tidak mau putus dengan saya. Tetapi karena tak terima dia langsung menapar saya,” ungkapnya.

Tak lama korban melapor selang tiga jam. Petugas yang gerah dengan ulahnya, langsung menindaklanjuti laporan korban. Alhasil pelaku pun langsung diamankan saat pelaku berada di rumahnya.

“Saya cemburu dengan pacar saya. Jika main Facebook ia sering buka-buka Facebook cowok-cowok lain. Oleh karena kesel jadi saya tampar,” kata Riki dengan nada menyesal.

Sementara itu, Kasat Rekrim Polresta Kompol Suryadi melalui Ka Unit 3 SPKT Polresta Palembang membenarkan adanya laporan korban. Dimana diketahui pelaku sudah melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Pelaku sudah diamankan, atas ulahnya, pelaku diancam dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” katanya.

Loading...
loading...