Polisi di Tasikmalaya razia motor ke sejumlah sekolah

razia di sebuah SMP di Jalan Rumah Sakit. (Tribunnews.com)

Tasikmalaya ternyata tidak main-main dengan pengendara motor yang belum cukup umur. Karena beredar kabar bahwa razia sepeda motor sudah langsung jemput bola ke sekolah-sekolah.

Razia sepeda motor yang digunakan pelajar di Kota Tasikmalaya, Kamis (8/1), meluas tak hanya di jalanan, tapi juga jemput bola ke sejumlah sekolah. Jajaran Satlantas Polres Tasikmalaya Kota dibantu Satsabhara mengamankan ratusan sepeda motor dengan diangkut menggunakan truk Dalmas.

Pengambilan sepeda yang digunakan siswa tanpa memiliki SIM ini dilakukan di sejumlah SMP yang ada di sekitar alun-alun, Jalan Mereka serta Jalan Rumah Sakit. Satu per satu siswa yang kedapatan membawa sepeda yang belum cukup umur ini didata dan ditilang. Lantas sepeda motornya diamankan.

Loading...

Sehari sebelumnya pihak Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya bersama Polres Tasikmalaya Kota melakukan sosialisasi razia jemput bola itu ke seluruh kepala SMP dan SMA serta sederajat.

“Sebelumnya kita sudah sosialisasi dulu ke kepala sekolah,” kata Kasatlantas, AKP Iskandar.

Sementara sejumlah siswa yang dimintai tanggapannya rata-rata terkejut dengan adanya razia jemput bola itu. “Saya tidak tahu bakal ada razia seperti ini. Kalau motor saya diambil, saya harus pakai apa ke sekolah. Kalau pakai angkot mahal karena harus dua kali naik. Bekal bisa habis untuk ongkos berangkat dan pulang,” tutur Egi, salah seorang siswadikutip Tribunnews.com.

Loading...
loading...