Pulang sekolah, siswi SMP cantik dipaksa indehoi di semak-semak

ilustrasi pemerkosaan. (BatamPos)

Anda yang memiliki anak perempuan harap hati-hati. Karena pemerkosaan itu timbul karena memang ada kesempatan, perhatikan lokasi seklah anak Anda. Jangan biarkan dia pulang sendiri tanpa seorang pun teman, apalagi jika jalan kaki di tempat sepi.


Sungguh malang nasib FW (14), warga Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan. Siswa SMP ini, mengaku diperkosa seorang pengangguran di semak-semak Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim.

Gadis mungil tersebut, menuturkan dirudapaksa sebanyak dua kali berturut-turut oleh Indra Sati alias Soleh (16), warga Dusun Talang Baru Desa Lembak Kecamatan Lembak, pada Rabu (8/10) sekitar pukul 14.00.

Diberitakan Tribunnews.com, pemerkosaan itu terjadi lantaran korban terbujuk rayuan gombal pelaku, yang mengajaknya berjalan-jalan serta melihat desa Lembak. Namun, bukannya berjalan-jalan, korban malah dibawa ke semak-semak lalu diperkosa sembari diancam.

Loading...

Parahnya, perbuatan bejat itu dilakukan pelaku ketika korban masih menggunakan seragam SMP, saat hendak pulang dari sekolah.

Terbongkarnya peristiwa tersebut, berawal ketika korban mengeluh sakit di bagian kemaluan lalu menceritakan kejadian dialaminya ke ibunya.

Keluarga korban yang mendapat cerita itu, lantas tidak terima dan bersama korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Lembak Kabupaten Muaraenim.

“Saya diperkosa pelaku sebanyak dua kali,” ujar korban sedih dihadapan polisi. Sementara atas perbuatan yang dialami anaknya tersebut, pihak keluarga pelaku berupaya melakukan perdamaian.

Namun, keluarga korban menolak dengan alasan anaknya masih mau melanjutkan sekolah dan meminta pelaku tetap diproses secara hukum.

Kapolsek Lembak, Ajun Komisaris M Ikhsan, membenarkan adanya laporan warga yang mengaku anaknya diperkosa pria yang merupakan pengangguran.

“Korban didampingi keluarga sudah melapor ke kita, sampai saat ini kita masih akan lakukan pemeriksaan,” ujar Ikhsan.

Ikhsan mengungkapkan, pihaknya akan melakukan visum terhadap korban, meski sebelumnya keluarga korban sendiri sudah melakukan visum ke rumah sakit.

“Jadi korban ini sudah divisum pihak keluarga, nanti kita akan visum lagi. Jika nanti terbukti, maka pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan akan kita ringkus,” tegasnya.

Loading...
loading...