Saking sayangnya, ibu ini merantai anaknya

anak dirantai ibunya. (EuroPic/DailyMail/Kapanlagi/Vemale)

Ibu tiri lebih kejam dari ibu kota. Pepatah itu tak selamanya benar. Buktinya ada juga ibu kandung yang memperlakukan anak dengan tidak sepantasnya meskipun dilakukan dengan alasan demi kasih sayang.

Tapi dilema juga, jika anak dididik terlalu keras akan kabur, tapi aktivitas anak yang terlalu aktif membuat orangtua menjaganya dengan ketat. Sayangnya kekalutan orangtua kadang berlebihan dan malah terkesan tidak manusiawi. Karena itu sudah menjadi keharusan bagi setiap orangtua untuk selalu menjaga anak-anak mereka dengan cara yang tepat.

Seorang anak kecil di China ini mencoba melarikan diri dan berlindung ke orang lain karena apa yang dilakukan sang ibu untuknya. Semua bermula ketika Li Shao, bocah laki-laki yang kabur dari rumahnya dan berdiam diri di pinggiran jalan. Polisi yang menemukannya, langsung membawa Shao ke kantor polisi Zhuhai, provinsi Guangdong, China.

Loading...

Seperti diberitakan Kapanlagi.com yang megutip dari situs Daily Mail, selama di kepolisian, Shao curhat mengenai perlakuan ibunya di rumah. Bahkan Shao juga meminta agar dia bisa tinggal di kepolisian Zhuhai. Usai Shao bercerita, kepolisian memanggil Li Teng, ibu dari Shao. Saat itu Shao enggan pulang, tetapi Teng merayu putranya itu dan kemudian mereka berdua pergi meninggalkan kepolisian dengan janji bahwa Teng akan berlaku baik untuk Shao. Namun janji tinggalah janji, Teng rupanya berdusta dan dia bahkan mengikat Shao dengan rantai agar sang putra tak kabur lagi.

Terungkap jika Shao sampai menangis dan memeluk pohon agar Teng tak bisa membawanya pergi. Apa yang dilakukan Teng itu membuat semua orang melihatnya sampai pihak kepolisian tiba. Saat ditanya, wanita berusia 39 tahun itu mengaku punya alasan merantai Shao yang dia nilai tak pernah menuruti perintahnya dan selalu kabur dari rumah.

“Ini sudah kelima kalinya Shao kabur dan saya tak mau dia pergi lagi. Saya tak ingin dia dalam keadaan bahaya, jadi lebih baik dia dirantai daripada menabrak mobil atau terbunuh, jelas Teng. Terungkap kemudian jika Teng adalah seorang single parent yang tak punya pekerjaan. Hingga akhirnya pihak Dinas Sosial China berupaya untuk membawa Shao agar mereka rawat.

Semoga Shao baik-baik saja!

Loading...
loading...