Siswa SMP Muhammadiyah Bangil loncat dari tower 80 meter

ilustrasi tewas. (Kompas)

Seorang siswa SMP Muhammadiyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur meninggal dunia setelah nekat terjun dari tower setinggi puluhan meter, Jumat 14 November 2014. Pelajar yang masih usia remaja tersebut sengaja menghakhiri hidup karena depresi.

Peristiwa tragis itu tepatnya terjadi di belakang Kantor Pos Bangil, Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Beji, tadi pagi. Pelajar bernama Mukhlis, warga Desa Sidowayah, tersebut pun meninggal di lokasi dan jasadnya langsung dievakuasi ke RSUD Bangil.

Menurut Okezone.com, seorang saksi mata, Syaiful, menceritakan, korban naik ke tower pemancar telefon seluler setelah keluar dari sekolahnya di SMP Muhammadiyah Bangil. Aksi nekat Mukhlis langsung menarik perhatian warga.

Loading...

Menurutnya, warga sudah membujuk siswa kelas IX tersebut agar turun dari tower. Namun, Mukhlis tidak menggubris, dan justru terjun. “Setelah lompat, badannya sempat tersangkut kabel, kemudian jatuh ke tanah. Kepalanya membentur batu,” ungkap Syaiful, di lokasi, Jumat (14/11/2014).

Kasus tersebut kini dalam penyelidikan petugas polsek setempat. Beredar kabar, Mukhlis stres karena keluarga mendesaknya agar mendapat nilai terbaik di sekolah.

Loading...
loading...