Suara Sangkakala dalam Alquran dan Alkitab, kiamat?

Seperti diberitakan di beberapa media dan media sosial dalam tiga hari ini, muncul fenomena suara keras yang dicurigai sebagai terompet ‘suara sangkakala dari surga’. Itu disaksikan sejumlah orang di Jerman, Ukraina, Belarus, Australia, dan Amerika Utara melalui video mereka di kanal YouTube.  Jika kemarin kami membeberkan sedikit pandangan dari sisi ilmiah, maka kali ini kami akan memberikan informasi menurut sudut pandang agama yang dalam hal ini, Islam dan Kristen karena kedua agama itu meyakini adanya hari kiamat.


Heran. Terdengar suara aneh dari langit yang terdengar seperti suara terompet sangkakala. Berbagai teori bermunculan guna mencari kebenaran asal suara terompet sangkakala. Dari sisi ilmiah, NASA menganggap suara terompet sangkakala merupakan fenomena alam.

Beberapa kitab suci menyebutkan para malaikat akan meniup terompet sangkakala, yang dikenal juga dengan nama nafiri, pada hari kiamat. Penggambaran hari kiamat tersebut tercantum beberapa Surah Alquran seperti Surah An Naml, Surah Yassin, dan Surah Al Haqqah. Selain itu, nubuat mengenai hari terakhir juga tertulis dalam Kitab Wahyu di Alkitab.

Sangkakala dalam Alquran

Loading...

Dalam Alquran, disebutkan bahwa malaikat Israfil akan meniupkan sangkakala sebanyak tiga kali.

Pertama

Tiupan sangkakala pertama bermaksud untuk mengejutkan seluruh makhluk di Bumi. Semua makhluk terperanjat karena tidak ada satu pun yang mengetahui hari kiamat telah datang.

“Pada masa berlakunya tiupan sangkakala yang pertama yang menggoncangkan alam, (sehingga mati segala yang bernyawa dan punah ranah sekalian makhluk selain dari yang dikecualikan),” seperti yang tercantum dalam Surah An-Naaziat: 6, dilansir dari Wikipedia, Rabu 27 Mei 2015.

Kedua

Tiupan sangkakala kedua bermaksud memusnahkan seluruh makhluk di muka Bumi. Hanya orang-orang yang ditentukan Allah yang masih bernyawa. Suara terompet sangkakala kedua akan terdengar hingga lapisan langit ketujuh.

Dikutip juga oleh Okezone.com, pada saat malaikat Israfil meniup sangkakala untuk ketiga kalinya, ia akan membangkitkan roh makhluk-makhluk. Semuanya bangkit kembali untuk menunggu penghakiman Allah.

Ketiga

Sangkakala ketiga tercantum dalam Surah Yasin ayat 51 hingga 53 yang berbunyi, “Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. Mereka berkata: “Aduh celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?” Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul(Nya). Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan sahaja, maka tiba-tiba mereka dikumpulkan kepada Kami”.

7 Momen Sangkakala dalam Alkitab
Sementara, Alkitab mencantumkan sangkakala dalam kitab Wahyu. Pada Wahyu 8:6-21, tertera bahwa malaikat akan meniup tujuh sangkakala.

Pertama

Got Questions, memberitakan, ketika sangkakala pertama dibunyikan, akan terjadi hujan es dan api yang menghancurkan kebanyakan tanaman dalam dunia (Wahyu 8:7).

Kedua

Lalu, pada sangkakala kedua, meteor jatuh ke dalam laut dan memusnahkan kebanyakan makhluk hidup dalam laut (Wahyu 8:8-9).

Ketiga
Saat sangkakala ketiga berbunyi, dampaknya serupa dengan sangkakala kedua. Hanya,  kali ini makhuk hidup di danau-danau dan sungai-sungai, bukan laut, yang akan dimusnahkan. (Wahyu 8:10-11).

Keempat

Kemudian, pada waktu sangkakala keempat ditiup, matahari dan bulan menjadi gelap (Wahyu 8:12).

Kelima

Pada tiupan sangkakala kelima, wabah “belalang setan” menyerang dan menyiksa umat manusia (Wahyu 9:1-11).

Keenam

Sangkakala keenam akan melepaskan tentara setan yang membunuh sepertiga umat manusia (Wahyu 9:12-21).

Ketujuh

Terakhir, sangkakala ketujuh akan memanggil tujuh malaikat dengan tujuh cawan murka Allah (Wahyu 11:15-19; 15:1-8).

Dari kutipan kitab sudi agama Islam dan Kristiani di atas bisa disimpulkan bahwa fenomena suara terompet sangkakala yang dialami warga di berbagai negara tersebut belum tentu menjadi tanda akhir zaman atau kiamat. Meskipun demikian, kita harus tetap mendekatkan diri kepada Tuhan dan bersiap menghadapi hari kiamat.

Loading...
loading...