Tawuran di STMT Trisakti 24 November 2014, Kapolsek dilarikan ke RS

tawuran. (LawangSewu)

Aksi tawuran antara kelompok mahasiswa STMT Trisakti terjadi Senin 24 November 2014 sore sekitar pukul 15.00 WIB. Tawuran itu mengakibatkan satu mahasiswa terkena luka tusuk di bagian ketiak. Kapolsek setempat juga jadi korban tawuran.

 

Dua orang mahasiswa terpaksa diamankan polisi ke Polres Jakarta Timur karena terlibat tawuran.

Loading...

Korban luka tusuk diketahui mahasiswa STMT Trisakti bernama Muhammad Fajar Destian (28). Akibatnya korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Yadika.

“Korban kena luka tusuk akibat senjata tajam di bagian ketiak,” ujar salah seorang petugas Polres Jaktim yang enggan ‎disebut namanya.

Menurut berita Detik.com, aksi tawuran sendiri terjadi dari sore hari pukul 15.00 WIB hingga tengah malam. Kala itu petugas kepolisian setempat sempat kewalahan, hingga akhirnya meminta bantuan Brimob Polda Metro Jaya. Untuk membubarkan keributan antar dua kelompok mahasiswa tersebut, polisi terpaksa menggunakan mobil water canon.

“Sekarang sudah kondusif,” tuturnya.

Lantaran telah memakan korban luka. Aparat reskrim Polres Jakarta Timur ‎mengamankan dua orang mahasiswa.

“Ada dua yang dibawa ke Polres Jakarta Timur, diduga mereka provokatornya,” tutupnya.

Aksi tawuran itu telah membuat resah warga Cipinang Besar Selatan. Warga takut rumah dan warung milik mereka menjadi korban aksi lempar-lemparan batu.

Aksi tawuran antar kelompok mahasiswa STMT Trisakti tidak hanya memakan korban dari kubu mahasiswa. Kapolsek Jatinegara, Kompol Dasril juga mengalami luka di bagian pelipis.

“Kapolsek Jatinegara terkena lemparan batu,” ujar petugas Polres Jakarta Timur yang enggan disebut namanya.

Menurutnya, Kapolsek Jatinegara Kompol Dasril terkena lemparan batu saat melerai kedua belah pihak. Peristiwa itu terjadi ketika proses mediasi antar kedua kelompok mahasiswa

“Kondisi langsung chaos, emosi kedua kelompok tidak terbendung. Kapolsek terkena lemparan batu, kepala Kapolsek bagian keningnya menjadi sobek,” tutupnya.

Akibat peristiwa itu Kapolsek Jatinegara ikut dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan pertama. Saat ini dengan bantuan Birmob Polda Metro Jaya, lokasi tawuran telah berangsur kondusif.

Loading...
loading...