Tebing Pantai Sadranan ambrol, ini kronologi dan foto-fotonya

Tiba-tiba ambrol dan menimpa sekitar 11 wisatawan yang sedang berteduh. Begitulah kejadian ambrol atau longsornya tebing Pantai Sadranan, Tepus, Gunungkidul, DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) pada Rabu 17 Juni 2015 sekitar pukul 14.50 WIB.

Peristiwa tersebut sempat disaksikan beberapa orang yang menjadi pengunjung Pantai Sadranan. Salah seorang saksi mata Endah bersama keponakannya, sedang bermain air di pantai. Sementara suaminya Muhamad Topik, dan salah seorang keponakannya bernama Joko berada di bawah tebing sadranan untuk berlindung dari teriknya matahari.

“Waktu itu saya main, suami saya di bawah tebing,” ungkap Endah sambil tersedu, Rabu (17/6/2015).

Loading...

Dia menambahkan, secara tiba-tiba tebing di atas suaminya berlindung dari ambrol sekira pukul 15.00 WIB. “Suami saya tertimbun,” ucapnya lirih.

Sementara saksi mata lainnya, Lia, warga Magelang, mengatakan, dirinya sempat berada di bawah tebing sadranan sebelum terjadi peristiwa nahas tersebut. Namun, ia merasakan angin kencang berhembus dan membuatnya lari menyelamatkan diri.

“Ada angin besar, lalu saya lari bersama ibu saya, dan tiba-tiba tebing ambrol,” tutur Lia dikutip Okezone.com

Lia mengaku beruntung bisa selamat dari peristiwa tragis tersebut. Menurutnya, ada sekira 10 orang yang ada di bawah tebing tersebut. “Di dalam ada sekira lima sampai 10 orang,” sambungnya.

Sedangkan, Aris salah seorang pengelola snorkling di Pantai Sadranan, menegaskan jika di bawah tebing terdapat beberapa orang yang sedang berlindung dari panasnya matahari.

“Iya tadi sekira 10-an orang tetapi saya tidak tahu pastinya, kemungkinan wisatawan pantai sadranan yang berteduh di bawah tebing,” papar Aris.

Daftar nama korban

Sementara perkembangan terbaru,  enam korban telah diangkat dari lokasi longsor tebing sadranan. Empat tewas dan dua lainnya selamat. Menurut MetroTV, empat korban meninggal yang ditemukan kemarin yakni Joko Susanto (35 tahun), warga Ngablak, Srumbung, Magelang; Risa Umami (22 tahun); dan Muh Taufik (20 tahun). Satu lainnya yang meninggal ditemukan pagi ini dan belum teridentifikasi.

Sementara itu, dua korban selamat yakni Kasiyem warga Karangmojo, Gunungkidul, mengalami patah tulang kaki dan Ahmad Taufik, warga Logandeng, Ngablak, Srumbung, Magelang mengalami luka sobek paha kiri dan patah tulang paha kiri.

Berikut ini foto-foto mengerkan tebing longsor di Pantai Sadranan yang dikutip dari sumber terpercaya :

pantai sadranan ambrol foto patahan tebing pantai sadranan foto retakan korban pantai sadranan foto retakan pantai sadranan lengkap foto retakan pantai sadranan foto retakan tebing pantai sadranan 1

 

korban longsor pantai sadranan korban pantai sadranan

Loading...
loading...