Vila ambruk di puncak Bogor, 2 pekerja tewas

Ilustrasi longsor. (Radio Suara Kudus)

Setiap pekerjaan mempunyai risiko akan keselamatan jiwa seseorang. Pembangunan sebuah vila yang berada di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, memakan korban. Dua pekerja bangunan tewas akibat tertimbun material bangunan. Turut berduka.
Kapolsek Cisarua, Kompol Musimin mengatakan dua pekerja tersebut tewas saat tengah membuat pondasi di Vila Nurah Suryadi yang berada di Desa Ciburial RT 03/04 Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sekira pukul 10.00 WIB.

“Tiba-tiba tanah longsor dan menimpa para pekerja. Pembangunan vila tersebut baru berjalan dua minggu,” jelasnya saat dihubungi, (9/11/2014).

Dia menambahkan, dua orang pekerja yang tewas atas nama Ajat (37) warga Cianjur dan Endang (42) warga Warung Kaleng langsung dievakuasi. Nahas, nyawa mereka tak tertolong dan meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua.

Menurut Okezone.com, dua korban longsor lainnya, Hendi (31) warga Cianjur dan Dadang (37) warga Warung Kaleng berhasil diselamatkan dan mengalami luka berat di bagian kepala. Keduanya juga dibawa ke RSPG Cisarua untuk mendapatkan penanganan medis.

Loading...

“Korban meninggal karena luka berat di bagian kepala. Diduga karena tertimpa material bangunan,” tambah Musimin.

Hingga kini, petugas masih melakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya longsor. Tempat lokasi kejadian juga sudah diberi garis polisi.

“Kami sudah memeriksa enam saksi. Total semua pekerja ada 12 orang,” tukasnya.

Loading...
loading...