Wisata “kebakaran Pasar Bintoro” dibubarkan polisi

Pasar Bintoro terbakar dijaga dua pak polisi. (Suara Merdeka)

Yang menjadi salah satu penghalang pemadam kebakaran adalah sifat-sifat nggumunan warga ketika terjadi kebakaran. Banyak yang berkerumunun menonton.

Peristiwa itu terjadi saat Pasar Bintoro, Demak, Jawa Tengah terbakar pada Kamis (30/10/2014). Warga yang melintas di lokasi tersebut kemudian mendekati kios yang apinya sudah padam.

Banyaknya warga yang menonton, membuat pria yang mengenakan seragam polisi dan beberapa pria lainnya, langsung mengusir warga.

Loading...

“Yang tidak berkepentingan, silakan pergi. Tidak ada apa-apa di sini,” kata pria berseragam polisi itu.

Diberitakan Tribun Jateng, meski sudah diminta pergi, beberapa warga tetap bertahan di lokasi dan menyaksikan sisa-sisa kebakaran yang sudah dikeluarkan dan dipasangi garis polisi.

Tidak lama kemudian, dua mobil polisi diparkir di pintu masuk pasar agar tidak ada kendaraan maupun warga yang mendekati lokasi kejadian.

“Kami minta pergi, jangan disini. Jangan mendekati barang-barang yang terbakar. Karena besok akan dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara; red),” katanya.

Berita sambungan :

Pasar Bintoro Demak terbakar, kerugiannya 600 juta rupiah

Pasar Bintoro di Demak Terbakar, Kamis 30 Oktober 2014 malam

Loading...
loading...